Bagi and pecinta madu tentunya fakta-fakta nutrisi madu ini begitu penting. Dikutip dari NutritionData.com Yuk kita ketahui dari apa madu terkandung dan manfaatnya? Berikut informasinya:

1. Karbohidrat Sederhana

Madu adalah sumber karbohidrat sederhana. Nektar sendiri terutama terdiri dari sukrosa dan air. Lebah menambahkan enzim yang menciptakan senyawa kimia tambahan, membalikkan sukrosa menjadi fruktosa dan glukosa, dan kemudian menguapkan air sehingga produk yang dihasilkan akan tahan terhadap pembusukan.

2. Gula Alami

80% gula alami – sebagian besar fruktosa dan glukosa.

Karena kadar fruktosa yang tinggi, madu lebih manis daripada gula pasir.

3. Kandungan air

18% air.

Kebanyakan peternak lebah percaya bahwa semakin sedikit kadar air yang dimiliki madu, semakin baik kualitas madu.

4. Mineral dan Vitamin

2% mineral, vitamin, serbuk sari dan protein.

Madu mengandung mineral dan vitamin alami yang membantu metabolisme kolesterol dan asam lemak yang tidak diinginkan pada organ dan jaringan ke dalam sistem, sehingga mencegah obesitas dan meningkatkan kesehatan yang lebih baik bagi kita.

Vitamin yang ada dalam madu adalah B6, thiamin, niacin, riboflavin, asam pantotenat dan asam amino tertentu. Mineral yang ditemukan dalam madu termasuk kalsium, tembaga, besi, magnesium, mangan, fosfor, kalium, natrium dan seng. Madu manuka memiliki konduktivitas yang lebih tinggi dari normal, cara mengukur kandungan mineral madu – sekitar 4 kali dari madu bunga biasa. Semakin tinggi konduktivitas, semakin baik nilai madu.

5. Antioksidan

Salah satu fakta gizi madu yang paling menguntungkan – pemanis alami ini kaya akan asam fenolik dan flavonoid, yang merupakan sumber antioksidan alami dan bebas lemak dan kolesterol!

6. Kalori

Satu sendok makan madu pemanis alami mengandung 64 kalori. Bagaimana angka ini dibandingkan dengan gula pasir?

7. Indeks Glikemik

* Madu memiliki Indeks Glikemik yang sehat (GI), yang berarti bahwa gula dapat secara bertahap diserap ke dalam aliran darah untuk menghasilkan pencernaan yang lebih baik.

Kita harus mencoba untuk menghindari makan makanan glikemik tinggi yang berlebihan yang akan mendorong peningkatan pelepasan insulin dalam tubuh kita sebagai akibat pankreas dirangsang untuk memetabolisme lonjakan glukosa yang tiba-tiba ke dalam darah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here